Senin, 20 Juni 2016



" Emas & Arang "


 Awalnya, aneh dengan istilah emas dan arang ini, kiasan yang dibuatkan oleh seseorang untukku awalnya. mengibaratkan ku bagai emas yang dipuja dan diinginkan banyak orang, termasuk dia pun menginginkan emas itu, namun apa daya dia tidak pernah bisa mendapatkan hati sang emas. sampai akhirnya dia memutuskan untuk lebih baik bersama arang. perbandingan yang sangat kontras memang, seperti tak ada kaitan atau hubungannya sama sekali.
dia selalu membandingkan emas dan arang, walaupun telah memilih arang. akupun sebagai emas tak habis pikir kenapa dia setega itu melakukan hal tersebut, tidakkah dia memikirkan perasaan sang arang, akupun sebagai emas, perasaanku tersiksa. jika dia sudah menetapkan pilihannya, fokuslah pada pilihanmu itu. abaikan aku yang mengganggu pikiranmu.
sampai akhirnya sang emas menemukan berlian yang sangat indah. dan memutuskan agar dapat bersatu menjadi kesatuan yang sangat indah. namun ditengah jalan, emas pun mengetahui fakta bahhwa berlian memiliki emas nya sendiri, dan si emas bukan lah siapa-siapa. tidak begitu berarti dihidupnya, karena si berlian sebenarnya bukanlah menemukan emas, dia hanya menemukan arang yang tenggelam dalam lumpur yang pekat. dan pada kenyataannya si emas ini memang bukanlah emas, dia hanya arang bahkan arang yang sangat arang. tidak ada bagusnya, namun disatu sisi ia menginginkan berlian yang sudah memiliki emas nya sendiri. akhirnya aku tersadar setiap orang memiliki emas dan arang nya masing-masing. dan aku sebagai emas, emas hanya untuk dia. sedangkan bagi berlian, aku bukanlah apa-apa, hanya arang yang tak berarti yang ditemukannya bersimpah lumpur.